BERITA AKUNTANSI PERPAJAKAN

Mahasiswa Akuntansi Perpajakan Politala Pamerkan Solusi UMKM Lewat Final Project Based Learning

Mahasiswa Akuntansi Perpajakan Politala Pamerkan Solusi UMKM Lewat Final Project Based Learning

  • Humas Akuntansi Perpajakan

Tanah Laut — Aula Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Politeknik Negeri Tanah Laut, Selasa pagi, 23 Desember 2025, menjadi saksi puncak proses belajar yang tak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan menutup mata kuliah Pengantar Bisnis dan Manajemen melalui Final Presentation Project Based Learning (PBL)—sebuah ruang temu antara teori, praktik, dan kebutuhan riil pelaku usaha.

Sejak pukul 09.00 WITA, kelompok mahasiswa secara bergiliran mempresentasikan hasil pendampingan mereka terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Isu-isu manajerial, strategi pemasaran sederhana, pencatatan keuangan, hingga pemahaman kewajiban perpajakan disajikan secara terstruktur dan aplikatif, berbasis temuan lapangan.

Koordinator Program Studi Akuntansi Perpajakan Politala, M. Riduan Abdillah, S.E., M.Si., Akt., CA, menegaskan bahwa Project Based Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan karakter pendidikan vokasi.

“Melalui PBL, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bisnis dan manajemen, tetapi juga dilatih membaca persoalan nyata UMKM serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan,” ujar Riduan.

Menurut dia, pengalaman langsung di lapangan mendorong mahasiswa memahami tantangan dunia usaha secara lebih utuh—mulai dari keterbatasan sumber daya hingga rendahnya literasi administrasi dan perpajakan.

Sementara itu, Koordinator Team Teaching Mata Kuliah Pengantar Bisnis dan Manajemen, Rina Pebriana, S.E., M.Comm, menjelaskan bahwa final presentation ini merupakan hasil dari proses pembelajaran berkelanjutan yang menekankan kolaborasi dan pemikiran kritis.

“Penilaian tidak hanya pada output akhir, tetapi pada prosesnya. Mahasiswa belajar menganalisis masalah, bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan pelaku UMKM, dan mempertanggungjawabkan rekomendasi yang mereka susun,” kata Rina.

Suasana presentasi berlangsung dinamis. Mahasiswa menampilkan dokumentasi aktivitas lapangan, diskusi kelompok, serta interaksi langsung dengan mitra UMKM. Sejumlah rekomendasi yang disampaikan bahkan mendapat respons positif dan dinilai relevan oleh pelaku usaha yang terlibat.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pembelajaran vokasi menuntut kedekatan dengan realitas. Di Politala, ruang kelas diperluas hingga ke lapangan usaha, tempat mahasiswa belajar bahwa bisnis bukan sekadar teori dan angka, melainkan keputusan, risiko, dan tanggung jawab sosial.

Final Presentation Project Based Learning ini sekaligus mencerminkan komitmen Program Studi Akuntansi Perpajakan Politala dalam menghadirkan pembelajaran yang berdampak—bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat.