Mahasiswa Akuntansi Perpajakan Politala Siap Berlaga di KBMK 2025, Tantang Persaingan Nasional Lewat Inovasi dan Analisis
Tanah Laut – Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) kembali menunjukkan taringnya dalam dunia kompetisi akademik nasional. Tahun ini, Politala mengirimkan empat tim unggulan untuk bertarung dalam Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2025, yang akan digelar di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang.
Kompetisi prestisius yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini menjadi ajang pengasahan kompetensi mahasiswa vokasi di bidang bisnis dan keuangan dengan skala nasional. Politala tak mau ketinggalan.
“Empat tim ini merupakan representasi semangat inovasi dan kolaborasi mahasiswa kami. Mereka tidak hanya membawa nama kampus, tapi juga membawa semangat vokasi yang berdaya saing tinggi,” ungkap Anindya Ratna Kartika Hady, S.Ak., M.Ak., Koordinator Kemahasiswaan Akutansi Perpajakan Politala, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/7).
Empat Cabang, Empat Strategi
Adapun tim yang dikirimkan Politala berasal dari empat cabang lomba berbeda:
- Kompetisi Perencanaan Bisnis, dibimbing oleh Annisa Sari, M.M., bersama Emyga Dwi Setyanti, S.E., M.Ak, Nur Fadillah Suprayitno, S.E.,M.M, dan Lativa Yuswanita, S.E.,M.Ak diikuti oleh tiga mahasiswa: Aina Ramadan, Widya Anggraini, dan Bella Saputri. Mereka ditantang untuk merancang model bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada industrialisasi nasional.
- Kompetisi Riset Investasi, di bawah arahan Janitra Prabowo, S.E., M.Ak., menghadirkan tim yang terdiri dari Rahayu Deviyanti, Vina Rifaatussaadah, dan Muhammad Hidayat. Mereka menganalisis emiten dan merekomendasikan strategi investasi berdasarkan riset valuasi mendalam.
- Kompetisi Keuangan Audit Investigatif, dibimbing oleh Muhammad Husni, S.Pd., M.Ak., dan Rafie Akbar Sumarno, S.E., M.Ak. melibatkan tiga mahasiswa: Siti Sholihah, Salsabila Fatimah S., dan Selvi Maulida. Tim ini akan menjalani simulasi audit forensik atas studi kasus keuangan nasional.
- Kompetisi Penulisan Karya Tulis Ilmiah, dibimbing oleh Diva Trimuliani, M.Ak., menurunkan tim yang terdiri dari Sintia Andini Agustina dan Herlina Hamidah. Mereka ditantang untuk menuangkan ide inovatif dalam konteks hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya nasional.
“Semua tim telah melalui proses seleksi internal dan pembinaan intensif. Kami tidak sekadar mengirim, tapi mempersiapkan mereka untuk menjadi finalis yang diperhitungkan,” tambah Anindya dengan nada optimis.
Dukungan Penuh Prodi Akuntansi Perpajakan
Muhammad Riduan Abdillah, SE., M.Si., Akt., CA, selaku Koordinator Program Studi Akuntansi Perpajakan Politala, menyampaikan apresiasi atas capaian dan semangat para mahasiswa serta dosen pembimbing yang terlibat dalam KBMK 2025.
“Kompetisi ini adalah refleksi nyata dari kualitas pembelajaran di kelas yang berhasil diaplikasikan secara langsung. Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mahir secara teori, tetapi juga kompeten secara praktik dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi dalam KBMK merupakan bagian dari strategi penguatan profil lulusan vokasi yang adaptif terhadap perubahan dan mampu menjawab tantangan dunia industri serta keuangan nasional.
Kampus Vokasi, Visi Global
Mengusung tema besar KBMK 2025 yakni “Hilirisasi dan Industrialisasi: Inovasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Daya Saing Nasional di Tengah Gejolak Global”, Anindya menilai ajang ini sangat relevan dengan misi Politala dalam membentuk lulusan adaptif dan tangguh.
“Kampus vokasi seperti Politala harus hadir dalam ruang-ruang strategis. KBMK ini bukan hanya lomba, tapi ruang dialog ide antar-generasi untuk masa depan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi kerja keras para dosen pembimbing yang telah berkontribusi membina para mahasiswa dengan dedikasi tinggi.
Menuju Final di Tangerang
Babak penyisihan KBMK 2025 dijadwalkan berlangsung hingga awal September, sebelum para finalis diberangkatkan ke babak semifinal dan grand final di UMN pada Oktober mendatang.
“Target kami jelas: lolos ke babak final dan tampil kompetitif. Tapi lebih dari itu, mahasiswa kami harus pulang dengan pengalaman dan mentalitas unggul,” tutup Anindya.
Dengan semangat Kampus Berdampak, Prodi Akuntansi Perpajakan Politala membuktikan diri sebagai kekuatan baru yang siap mewarnai panggung kompetisi nasional. Bukan tidak mungkin, nama Tanah Laut akan berkumandang di podium juara tahun ini.