Mahasiswa Politala Raih Juara di Ajang KTI Nasional Politeknik Medan: Dari Aplikasi Akuntansi Interaktif hingga Riset Digitalisasi UMKM
TANAH LAUT – Mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Politeknik Nasional (LKTI POLNAS) yang diselenggarakan Politeknik Negeri Medan pada 1 September hingga 17 Oktober 2025, dua tim dari Politala berhasil meraih penghargaan bergengsi.
Tim LEDGER yang mengusung karya berjudul “Aplikasi Berbasis Web sebagai Media Pembelajaran Akuntansi Dasar Interaktif untuk Mahasiswa Akuntansi Berlatarbelakang Non-Akuntansi” sukses meraih Juara 3 Nasional. Sedangkan tim ARISILA dengan karya “Analisis Optimalisasi Sistem Pembayaran Digital dan Strategi Promosi Media Sosial sebagai Upaya Keberlanjutan UMKM di Kabupaten Tanah Laut” meraih penghargaan Best Video Presentation.
Kedua tim berangkat dari semangat inovasi digital yang menjadi tema besar lomba, “Transformasi Digital: Sinergi Mahasiswa dan Teknologi untuk Indonesia Lebih Baik”.
Dari Kampus ke Kompetisi Nasional
Koordinator Program Studi Akuntansi Perpajakan Politala, M. Riduan Abdillah, S.E., M.Si., Akt., CA., menilai capaian ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi bukti bahwa mahasiswa Politala mampu berpikir visioner dan aplikatif.
“Kami sangat bangga. Kedua tim tidak hanya membawa ide, tapi juga menghadirkan solusi nyata berbasis teknologi. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Politala siap menjadi agen perubahan di era digital,” ujar Riduan, (03/11/2025).
Dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai politeknik se-Indonesia ini, peserta ditantang menyusun karya tulis inovatif yang memadukan riset, teknologi, dan kontribusi sosial. Proses seleksi berlangsung ketat mulai dari penyisihan, penilaian karya tulis, hingga presentasi video yang dinilai langsung oleh dewan juri nasional.
LEDGER: Aplikasi Belajar Akuntansi yang Ramah Mahasiswa
Tim LEDGER — terdiri dari Rapy Ahmad Nazriel, Selvi Maulida, Memey Ifalia Kristin, dan Fatimah Az Zahra, dengan dosen pembimbing Muhammad Husni, S.Pd., M.Ak. — merancang platform web interaktif untuk mempermudah pemahaman akuntansi dasar bagi mahasiswa non-akuntansi.
Melalui pendekatan Research and Development dan model ADDIE, tim ini menciptakan aplikasi LEDGER yang mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa hingga 97 persen dalam uji coba post-test. Aplikasi ini menyajikan materi, simulasi, dan permainan edukatif yang membuat konsep debit-kredit lebih mudah dipahami.
“Kami ingin akuntansi tidak lagi dianggap sulit. Dengan media interaktif, mahasiswa bisa belajar lebih visual dan menyenangkan,” ungkap Rapy Nazriel, ketua tim LEDGER.
ARISILA: Mendorong UMKM Melek Digital
Sementara itu, Tim ARISILA — yang terdiri dari Sintia Andini Agustina, Herlina Hamidah, Putri Valencia Ramadhani, dan Risma Safitri, dibimbing oleh Diva Trimuliani, M.Ak. — membawa riset yang relevan dengan kondisi daerah.
Mereka menyoroti rendahnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM Tanah Laut, di mana sebagian besar masih mengandalkan metode konvensional. Penelitian mereka merekomendasikan sinergi antara sistem pembayaran digital seperti QRIS dengan strategi promosi media sosial untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha kecil.
“Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. UMKM yang mampu memanfaatkan media sosial dan sistem pembayaran digital akan lebih tangguh menghadapi persaingan,” ujar Sintia Andini.
Riset mereka dinilai memiliki dampak sosial tinggi dan disampaikan dalam format video yang kreatif, sehingga meraih penghargaan Best Video Presentation.
Membangun Tradisi Akademik Unggul
Menurut Riduan Abdillah, keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Politala untuk terus memperkuat tradisi akademik yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul di kelas, tapi juga mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat melalui karya ilmiah. Prestasi ini membuktikan bahwa Politala tidak kalah bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.
Dengan semangat yang sama, tim-tim berikutnya dari Politala kini tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang ilmiah lain di tingkat nasional dan internasional.