BERITA AKUNTANSI PERPAJAKAN

Mahasiswi Politala Raih Juara 3 Lomba Karya Tulis, Angkat Isu Ekonomi Sirkular dari Sampah Rumah Tangga

Mahasiswi Politala Raih Juara 3 Lomba Karya Tulis, Angkat Isu Ekonomi Sirkular dari Sampah Rumah Tangga

  • Humas Akuntansi Perpajakan

Pelaihari – Mahasiswi Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), Memey Ifalia Kristin, berhasil meraih juara ketiga dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional dengan karyanya berjudul “Potensi Ekonomi Sirkular dari Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga”.

Dalam naskahnya, Memey menyoroti pentingnya mengubah cara pandang terhadap sampah rumah tangga. “Selama ini kita terjebak pada pola pikir linear: ambil, pakai, buang. Padahal, jika dipilah sejak dari rumah, sampah bisa menjadi sumber daya bernilai ekonomi, mulai dari kompos, biogas, hingga produk daur ulang,” ujar Memey kepada Humas Prodi AP, Rabu (10/9).

Ia menjelaskan bahwa konsep ekonomi sirkular mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menciptakan peluang usaha baru, seperti bank sampah dan industri kreatif berbasis limbah. “Ada nilai ekonomi yang nyata. Di beberapa kota, potensi ekonomi sampah rumah tangga bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari jika dikelola dengan benar,” tambahnya.

Koordinator Prodi Akuntansi Perpajakan Politala, Muh. Riduan Abdillah, SE., M.Si., Akt., CA., memberikan apresiasi atas capaian mahasiswinya. “Prestasi Memey adalah bukti bahwa mahasiswa AP Politala mampu berpikir kritis dan menghadirkan solusi konkret untuk isu lingkungan. Ini sejalan dengan semangat kampus vokasi untuk melahirkan lulusan yang aplikatif dan peduli terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Riduan.

Pihaknya berharap karya ini tidak hanya berhenti pada ajang lomba, tetapi juga dapat diterapkan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. “Kami akan mendukung upaya penerapan konsep ekonomi sirkular, misalnya melalui program bank sampah kampus dan pelatihan bagi warga sekitar,” katanya.

Karya tulis Memey memaparkan hasil studi literatur tentang manfaat pemilahan sampah, termasuk penghematan biaya pengelolaan, penurunan emisi gas metana dari TPA, hingga potensi penciptaan lapangan kerja baru di sektor daur ulang.

“Yang saya ingin sampaikan lewat tulisan ini adalah bahwa masa depan pengelolaan sampah ada di tangan kita sendiri. Mulai dari rumah,” pungkas Memey.