BERITA AKUNTANSI PERPAJAKAN

Politala Perketat Tata Kelola, Prodi Akuntansi Perpajakan Jalani Audit Mutu Internal

Politala Perketat Tata Kelola, Prodi Akuntansi Perpajakan Jalani Audit Mutu Internal

  • Humas Akuntansi Perpajakan

​PELAIHARI – Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) menggelar Audit Mutu Internal (AMI) untuk Tahun Akademik 2024/2025 pada Kamis, 27 November 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya sistematis untuk memastikan standar pendidikan dan tata kelola program studi tetap berada pada jalur yang direncanakan.

​Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat program studi ini menghadirkan dua auditor internal senior, yakni Ir. Intan Safitri, S.T., M.T. dan Marliza Noor Hayatie, S.E., M.M. Keduanya melakukan bedah dokumen serta evaluasi mendalam terhadap berbagai aspek akademik dan manajerial.

​Koordinator Audit Mutu Internal (AMI) Prodi Akuntansi Perpajakan Yuli Fitriyani, SE., M.Sc menjelaskan bahwa audit ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen "check and balance" untuk menjaga kualitas lulusan.
​"Kami memandang audit ini sebagai potret objektif bagi prodi. Dari temuan dan rekomendasi para auditor, kami bisa melihat celah mana yang perlu diperbaiki, mulai dari proses pembelajaran hingga layanan administrasi mahasiswa," ujar Koordinator AMI saat ditemui di sela-sela kegiatan.

​Fokus pada Peningkatan Mutu
​Dalam sesi audit tersebut, fokus utama tertuju pada penguatan tata kelola program studi yang transparan dan akuntabel. Para auditor memberikan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan akreditasi prodi di masa mendatang.

​"Evaluasi yang diberikan sangat konstruktif. Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti setiap poin rekomendasi sebagai langkah nyata penguatan mutu berkelanjutan (continuous improvement)," tambahnya.

​Kegiatan AMI ini merupakan bagian dari komitmen besar Politala untuk menjaga kepercayaan publik dan stakeholder. Dengan adanya pengawasan internal yang ketat, Prodi Akuntansi Perpajakan optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga didukung oleh sistem institusi yang sehat.

​Acara ditutup dengan penyerahan hasil evaluasi sementara yang akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi perbaikan dalam waktu dekat.