BERITA AKUNTANSI PERPAJAKAN

Politala Sosialisasi SNBP Lewat Roadshow ke SMA/SMK di Tanah Laut

Politala Sosialisasi SNBP Lewat Roadshow ke SMA/SMK di Tanah Laut

  • Humas Akuntansi Perpajakan

Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) semakin gencar menyasar lulusan SMA/SMK/MA melalui rangkaian kunjungan ke sekolah — sekaligus memperkenalkan jalur seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2026 dengan daya tarik khusus salah satu program studi vokasi andalannya, yaitu Akuntansi Perpajakan.

Dari Kelas ke Kampus: Tur Promosi yang Mengena

Dalam beberapa pekan terakhir, tim penerimaan Mahasiswa Baru Politala mendatangi sejumlah sekolah menengah di Kabupaten Tanah Laut. Sekolah-sekolah tersebut antara lain:

  • SMA Bumi Makmur
  • SMAN 1 Pelaihari
  • MAN Tanah Laut
  • SMAN 1 Takisung

Koord Divisi PMB Offline AP, Haris Reza Fathony mengatakan bahwa kunjungan ini tidak hanya berupa sosialisasi umum, tetapi juga presentasi khusus untuk siswa yang tertarik pada jalur vokasi — terutama jurusan Akuntansi Perpajakan.

"Bagi siswa yang sebelumnya mungkin hanya mempertimbangkan universitas akademik, ajakan langsung dari kampus memberikan pandangan baru: bahwa politeknik vokasi bisa menjadi pilihan praktis, relevan, dan berprospek kerja nyata", terangnya saat mengunjungi SMA Bumi Makmur.

Menurut Haris, roadshow semacam ini penting untuk menjembatani gap informasi antara pendidikan menengah dan pendidikan vokasi.

Banyak siswa dan orang tua masih minim informasi tentang keunggulan politeknik, sistem seleksi SNBP, dan peluang karir di bidang perpajakan — padahal kebutuhan tenaga akuntansi dan pajak di sektor usaha dan pemerintahan terus meningkat.

SNBP 2026 & Prodi Vokasi: Harapan Baru Lulusan SMA/SMK

Seperti pernah dipaparkan sebelumnya, SNBP 2026 membuka jalur masuk ke perguruan tinggi negeri berdasarkan prestasi — tidak semata UTBK. Di Politala, nilai rapor ditimbang bersama portofolio untuk menyeleksi calon mahasiswa. Kombinasi ini memberi kesempatan bagi siswa yang konsisten belajar dan aktif di luar akademik untuk diterima tanpa harus menghadapi tes nasional.

Bagi siswa lulusan SMA/SMK dari sekolah yang sudah tercatat di PDSS — seperti empat sekolah yang dikunjungi — peluang itu terbuka lebar, terutama bila memilih program vokasi seperti Akuntansi Perpajakan. Roadshow Politala memberi penjelasan langsung tentang:

  • Persyaratan seleksi via SNBP,
  • Potensi prospek kerja lulusan Akuntansi Perpajakan,
  • Keunggulan sistem vokasi: lebih cepat menguasai keterampilan profesional, lebih praktis, dan lebih mudah diserap ke dunia usaha.

Salah satu guru bimbingan konseling di SMAN 1 Pelaihari mengaku, “Sekarang siswa kami lebih paham bahwa politeknik bukan pilihan “cadangan” — tapi jalur strategis.”

Politala dalam Jajaran “Politeknik Terbaik 2025”

Menariknya, Politala bukan sekedar vokasi biasa. Dalam daftar 8 politeknik terbaik Indonesia tahun 2025 versi laman Telkomsel — yang mengkompilasi referensi rangking bergengsi berdasarkan Webometrics — Politala menempati posisi terhormat.

Berikut daftar lengkap 8 politeknik terbaik 2025 menurut referensi tersebut:

  1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
  2. Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang)
  3. Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL)
  4. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS)
  5. Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)
  6. Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban)
  7. Politeknik Negeri Batam (Polibatam)
  8. Politeknik Negeri Manado (Polimdo)

Tertera jelas bahwa Politala — sang tuan rumah roadshow — diakui sebagai salah satu institusi vokasi unggulan di tingkat nasional; ranking ini menjadi nilai jual kuat saat tim kampus mendatangi sekolah-sekolah.

Mengapa Roadshow & Peringkat Penting — Bukan Sekedar Formalitas

Memadukan roadshow ke sekolah dengan reputasi tinggi di tingkat nasional menunjukkan strategi matang Politala:

  • Membangun kepercayaan calon mahasiswa dan orang tua — jika kampus sudah masuk daftar “terbaik”, daya tariknya lebih kuat.
  • Mengecilkan asumsi negatif tentang politeknik — bahwa politeknik bukan sekadar “alternatif murah”, tapi opsi vokasi berkualitas dengan prospek nyata.
  • Menjangkau siswa dari sekolah menengah negeri/swasta di provinsi lokal — bukan hanya akademik, tetapi vokasi bisa menjadi jembatan karir.
  • Mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi — siswa dari berbagai wilayah Tanah Laut mendapat informasi langsung tanpa harus datang ke kampus dulu.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Melalui pendekatan ini, Politala berharap semakin banyak lulusan SMA/SMK di Tanah Laut — bahkan di Kalimantan Selatan — memilih vokasi sebagai jalan. Dengan reputasi nasional dan program relevan seperti Akuntansi Perpajakan, Agroindustri, TI, dan lainnya, kampus ini menawarkan jalan praktis menuju dunia kerja.

Namun tantangan tetap ada: agar siswa benar-benar memahami bahwa vokasi bukan jalan “alternatif kedua”, tapi jalur strategis. Butuh penyampaian yang jujur dan inspiratif — seperti roadshow yang kini digalakkan.