Relawan Pajak Politala Turun Tangan di BPS Tanah Laut, Bantu Pegawai Lapor SPT
Semangat musim pelaporan pajak mulai terasa di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Sejumlah relawan pajak dari KP2KP Pelaihari hadir langsung di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Laut untuk mendampingi para pegawai dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mereka.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin relawan pajak dalam memperluas literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat, khususnya di lingkungan instansi pemerintah. Dengan membuka layanan pendampingan di lokasi, para relawan membantu mulai dari aktivasi EFIN, pengisian data, hingga pelaporan SPT secara daring.
Gubernur Himpunan Mahasiswa (HIMA) Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), Rahayu Devianti, yang juga terlibat langsung sebagai relawan pajak di KP2KP Pelaihari, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar membantu administrasi, tetapi juga membangun kesadaran pajak sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pajak bukan sesuatu yang rumit atau menakutkan. Dengan pendampingan yang tepat, pelaporan SPT bisa dilakukan dengan mudah dan benar,” ujar Rahayu, Jumat, (30/01/2026).
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam program relawan pajak memberi manfaat ganda. Di satu sisi membantu otoritas pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak, di sisi lain menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami praktik perpajakan di lapangan.
Kehadiran relawan pajak disambut positif oleh pegawai BPS Tanah Laut. Layanan pendampingan langsung dinilai mempermudah proses pelaporan yang selama ini kerap dianggap membingungkan, terutama bagi pegawai yang belum terbiasa dengan sistem pelaporan elektronik.
Program relawan pajak sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pajak dan perguruan tinggi. Di Pelaihari, Politala menjadi salah satu kampus yang aktif mengirimkan mahasiswanya untuk terlibat dalam program tersebut.
Bagi Rahayu dan rekan-rekannya, kegiatan ini juga membawa misi yang lebih luas: menumbuhkan budaya taat pajak sebagai bagian dari kontribusi warga negara. “Kami berharap semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa pajak yang mereka laporkan dan bayarkan kembali untuk pembangunan,” katanya.
Di tengah upaya pemerintah meningkatkan rasio kepatuhan pajak, langkah-langkah kecil seperti pendampingan langsung di kantor-kantor instansi menjadi potongan penting dalam mozaik besar edukasi perpajakan, dan di sana, para relawan muda mengambil peran.